SIMULASI (TKA) KELAS VI SDN 45 PANE KOTA BIMA TAHUN 2006
SDN 45 Pane Kota Bima Laksanakan Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kelas VI Gelombang Pertama Hari Ke II Sesi I
Selasa, 10 Maret 2026 – SDN 45 Pane Kota Bima melaksanakan kegiatan Gladi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan TKA sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tentang evaluasi hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar.
Kegiatan Gladi ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI yang dilaksanakan di lingkungan SDN 45 Pane Kota Bima dengan pendampingan Guru. Gladi TKA bertujuan untuk memberikan gambaran kepada siswa mengenai mekanisme pelaksanaan tes, melatih kesiapan siswa dalam mengerjakan soal, serta membiasakan siswa mengikuti proses evaluasi secara tertib dan disiplin.
Pelaksanaan Gladi TKA pada hari ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dimulai pada pukul 08.00 WITA sampai dengan 09.45 WITA, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada pukul 10.15 WITA sampai dengan 12.00 WITA. Pembagian gelombang ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Gladi berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif.
Adapun Jumlah Siswa pada Gelombang Pertama ini sebanyak 15 Sisa, dan Mata Pelajaran yang diujikan pada kegiatan Gladi TKA hari ini adalah Bahasa Indonesia atau Literasi, yang bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami konsep bilangan, pemecahan masalah, serta kemampuan berpikir logis dan sistematis.
Kepala SDN 45 Pane Kota Bima, Siti Rahmah, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan gladi TKA ini merupakan bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan siswa kelas VI agar lebih siap menghadapi pelaksanaan TKA yang sesungguhnya. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi bagi guru untuk melihat tingkat pemahaman dan kesiapan siswa.
Dengan dilaksanakannya kegiatan gladi TKA ini, diharapkan siswa kelas VI SDN 45 Pane Kota Bima dapat mengikuti pelaksanaan TKA dengan lebih percaya diri, tertib, serta mampu menunjukkan hasil belajar yang maksimal sesuai dengan tujuan evaluasi pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.